Italia mengerahkan fregat misil ke Siprus setelah meningkatnya ketegangan dengan Iran

Fregat misil ITS Federico Martinengo. Foto: Wikimedia
Fregat misil ITS Federico Martinengo. Foto: Wikimedia

Angkatan Laut Italia akan mengirim fregat misil ITS Federico Martinengo untuk beroperasi di selatan Siprus sebagai bagian dari kekuatan angkatan laut Eropa yang bertujuan memperkuat keamanan di kawasan tersebut, di tengah meningkatnya ketegangan yang terkait dengan konflik yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran.

Kapal tersebut berangkat dari pelabuhan Taranto di Italia selatan pada sore hari tanggal 6 Maret, dengan membawa lebih dari 160 personel militer Italia di atas kapal. Menurut otoritas Italia, kapal itu dapat tiba di area operasi dalam beberapa hari.

Misi terintegrasi dengan kekuatan Eropa

Menurut Kementerian Pertahanan Italia, operasi ini merupakan bagian dari kerangka koordinasi antara Italia, Spanyol, Prancis, dan Belanda yang bertujuan memperluas kehadiran angkatan laut Eropa di Mediterania Timur.

Pernyataan resmi menyebutkan bahwa fregat tersebut akan beroperasi sebagai aset keamanan bersama bersama angkatan laut negara-negara tersebut, sementara jumlah personel di kapal dapat berubah sesuai kebutuhan operasional dan konfigurasi akhir kapal selama misi.

Tanggapan terhadap insiden keamanan di kawasan

Keputusan untuk mengirim fregat tersebut diambil setelah sejumlah insiden keamanan yang terjadi pada awal minggu ini di dekat selatan Siprus. Di antara peristiwa yang disebutkan oleh otoritas adalah serangan drone yang menargetkan pangkalan militer Inggris di Akrotiri, yang terletak di pulau tersebut.

Peristiwa ini meningkatkan tingkat kewaspadaan di antara negara-negara Eropa yang memiliki kehadiran militer di Mediterania Timur, sehingga mendorong peningkatan patroli dan langkah-langkah perlindungan di kawasan tersebut.

Fregat modern dengan berbagai kemampuan

ITS Federico Martinengo dianggap sebagai kapal perang modern dan multifungsi yang dirancang untuk menjalankan berbagai misi, termasuk:

  • keamanan maritim
  • pengawasan dan patroli laut
  • pertahanan terhadap ancaman udara
  • perlindungan jalur perdagangan

Kapal ini juga memiliki pengalaman dalam operasi internasional terbaru. Tahun lalu, fregat tersebut berpartisipasi dalam misi angkatan laut Uni Eropa Aspides di Laut Merah.

Kapal perusak pengawal “Yūgiri” milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang dan fregat “Federico Martinengo” milik Angkatan Laut Italia selama latihan bersama. Foto: Wikimedia
Kapal perusak pengawal “Yūgiri” milik Pasukan Bela Diri Maritim Jepang dan fregat “Federico Martinengo” milik Angkatan Laut Italia selama latihan bersama. Foto: Wikimedia

Selama operasi tersebut, kapal ini digunakan untuk melindungi kapal-kapal dagang dari serangan pasukan Houthi, sebelum kembali ke pangkalan angkatan laut di Taranto.

Dengan pengiriman Federico Martinengo ke Siprus, Italia memperkuat partisipasinya dalam inisiatif keamanan Eropa yang bertujuan menjaga stabilitas di Mediterania Timur, wilayah yang kembali memiliki arti strategis penting di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah.

+ Helikopter Wildcat dikerahkan ke Siprus untuk menghadapi ancaman drone di Mediterania

+ Kenali E-2C Hawkeye, “radar terbang” milik Angkatan Laut AS

Sumber dan gambar: ANSA | Wikimedia. Konten ini dibuat dengan bantuan AI dan ditinjau oleh tim editorial.

Back to top